Tentang D3 Farmasi

Prodi D3 Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo didirikan pada tanggal 17 Maret 2008 berdasarkan SK Rektor Nomor 218/H47_A2/OT/2008 yang ditandatangani oleh Rektor UNG Prof. Dr. Nelson Pomalingo, M.Pd.

Salah satu hal yang melatarbelakangi berdirinya Prodi D3 Jurusan Farmasi dikarenakan tingginya kebutuhan tenaga kefarmasian, khususnya di Provinsi Gorontalo. Kurangnya jumlah tenaga Farmasi baik di Instansi Pemerintah maupun di Sektor Swasta, menginisiasi para stakeholder di lingkungan kampus UNG untuk memberikan solusi dengan jalan membuka Prodi D3 Jurusan Farmasi di kampus UNG.

Prodi D3 Jurusan Farmasi UNG Gorontalo yang merupakan pioner pencetak tenaga ahli kefarmasian pertama di Provinsi Gorontalo akan terus berupaya untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Selain daripada itu, Farmasi UNG juga terus berkontribusi di dunia kesehatan, melalui inovasi-inovasi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Gedung D3 Farmasi
Mahdalena Sy. Pakaya, S.Farm., M.Si. Apt.
Pimpinan Program Studi
Mahdalena Sy. Pakaya, S.Farm., M.Si. Apt.
Koordinator Prodi D3 Farmasi

Kepemimpinan Program Studi D3 Farmasi berkomitmen untuk mendorong pengembangan pendidikan vokasi farmasi yang unggul, profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kesehatan berbasis kawasan.

Visi, Misi, dan Keunggulan D3 Farmasi

Visi

Menjadi pusat pendidikan vokasi farmasi yang unggul dan kompeten dalam pengembangan obat bahan alam dan pelayanan kefarmasian yang berfokus pada penanganan kegawatdaruratan berbasis kawasan.

Keunggulan

Dua keunggulan yang menjadi identitas Program Studi, yaitu pengembangan obat bahan alam lokal dan pelayanan kefarmasian kegawatdaruratan. Keduanya merupakan respons langsung terhadap kekayaan biodiversitas Kawasan Timur Indonesia yang belum dioptimalkan secara ilmiah, dan kerentanan geografis kawasan terhadap bencana yang menuntut kesiapan tenaga farmasi di garis depan.

Misi

  1. Menyelenggarakan proses pembelajaran berbasis kurikulum vokasi yang unggul pada penguasaan teknologi bahan alam dan farmasi kegawatdaruratan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, terampil (hands-on), dan memiliki ketangguhan mental di garis depan pelayanan kesehatan.
  2. Melaksanakan penelitian yang berfokus pada eksplorasi, pelestarian pengetahuan etnofarmasi, dan standardisasi bahan alam lokal untuk mewujudkan kemandirian bahan baku obat yang diakui secara ilmiah.
  3. Menerapkan keahlian kefarmasian melalui pengabdian masyarakat yang inovatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik melalui edukasi obat alam yang aman maupun kesiapsiagaan farmasi dalam menghadapi situasi krisis dan bencana.
  4. Membentuk lulusan yang mampu menjalankan asuhan kefarmasian sesuai regulasi dengan mengutamakan keselamatan pasien, kecepatan pengambilan keputusan, serta pemahaman mendalam terhadap aspek sosial budaya masyarakat berbasis kawasan.
  5. Membangun jejaring kerjasama yang luas dengan pemerintah daerah, industri obat tradisional (IOT), dan instansi kesehatan di wilayah regional guna memperluas aksesibilitas pelayanan kesehatan dan penyerapan lulusan.

SITVAR (Sistem Informasi Terpadu Vokasi Farmasi)

SITVAR merupakan layanan sistem informasi akhir Farmasi yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan administrasi dan layanan akademik akhir mahasiswa Program Studi D3 Farmasi.